1.Pada zaman dahulu di suatu
negara (yg pasti bukan negara kita) ada seorang tukan pedati yg rajin dan
tekun.setiap pagi dia membawa barang dagangan ke pasar dengan pedatinya.suatu
pagi dia melewati jembatan yg baru dibangun.
Namun
sayang,tenyata kayu yg membuat jembatan tersebut tidak kuat.Akhirnya tukang
pedati itu jatuh ke sungai.kuda beseta dagangannya hanyut.
2.Situkang pendati dan
kaluarganya tidak terima karena mendapat kerugian gara-gara jembatan yg
rapuh.setelah itu,mereka melaporkan kejadian itu ke pada hakim untuk mengadukan
si pembuat jembatan agardi hukum dan memberiuang ganti rugi.Zaman dahulu orang
dapat melaporkan langsung ke hakim karena belum ada polisi.
3.Permohonan si tukang pendati
dikabulkan.Hakim memanggil si pembuat jembatan untuk di adili.Namun,sipembuat
jembatan tentu protes dan tidak terima.ia menimpakan kesalahan kepada tukang
kayu yg menyediakan kayu untuk membuat jembatan itu.Setelah itu,hakim memanggil
si tukang kayu.
4.Sesampainya di hadapan
hakim,si tukang kayu bertanya kepada hakim,”yang mulia hakim,apa kesalahan
hamba sehingga hamba di panggil ke persidangan?”
Yang
mulia hakim menjawab,”kesalahanmu sangat besar.kayu untuk membuat jembatan itu
ternyata jelek dan rapuh sehingga menyebabkan seseorang jatuh dan kehilangan
pedati dankudanya.Oleh larena itu,kamu harus di hukum dan mengganti segala
kerugian si Tukang pedati.”
Si
Sukang Tukang Kayu membela diri,”Kalau itu permasalahanya,ya,jangan menyalahkan
saya,salahkan saja si penjual kayu yg menjual kayu yg jelek.”
YangMulia
Hakim berpikir,”Benar juga apa yg dikatakan si tukang kayu ini.Si penjual kayu
inilah yg menyebabkan tukang kayu membawa kayu yg jelek untuk untuk si pembuat
jembatan.”Lalu,Hakimber kata kepada pengawalnya,”Hai Pengawal,bawa si penjual
kayu kemarin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya!”
Pergilah
si pengawal menjemput si Penjual Kayu.
5.Si penjual kayu di bawa oleh
pengawal tersebul ke hadapan hakim.”Yang Mulia Hakim,apa kesalahan hamba
sehingga di bawa ke sidang pengadilan ini?”Kata Si Penjual kayu.
SangHakim
Menjawab,”kesalahanmu sangat besar karena tidak menjual kayu yg bagus untuk si
Tukang Kayu sehingga jembatan yg di buatnya tidak kukuh dan menyebabkan
seseorang kehilangan kuda dan barang daganganya dalam pedati.”
Si
penjual kayu menjawab,”kalau itu permasalahanya,jangan menyalahkan
saya.Yangsalah pembantu saya.dia yg menyediakan beragam jenis kayu untuk
dijual.Dialah yg salah memberi kayu yg jelek kepada si Tukang Kayu itu.”
Benar
juga apa yg dikatakan si penjual kayu itu.”Hai pengawalbawa si pembatu ke
hadapanku!”Maka Si pengawal pun menjemput si pembatu.
6.Seperti halnya orang yg di
panggil terlebih dahulu oleh hakim,si pembantu pun bertanya kepada hakim
perihal kesalahannya.Sang Hakim membeli penjelasan tentang kesalahannya.Sang
Hakim memberi penjelasan tentang kesalahan si pembantu ygmenyebabkan tukang
pendati kehilangan kuda dan dagangannya sepedati.Si pembantu tidak secerdas
Tiga orang yg di panggil terlebih dahulu sehiingga ia tidak bisa memberi alasan
yg memuaskan sang hakim.Akhirnya sang hakim memutuskan si pembantu harus di
hukum dan memberi ganti rugi.
Berteriaklah
sang Hakim kepada si pengawal,”hai,pengawal,masukkan si pembantu ini kepenjara
dan sita semua uangnya juga!”
7.Beberapa menit kemudian,sang
Hakim bertanya kepad si pengawal,hai,pengawal apakah hukum sudah di laksanakan?”
Si
pengawal menjawab,”Sulit,yang Mulia,sulit sekali untuk melaksanakannya.”
Sang
hakim bertanya,”Mengapa sulit?bukankah kamu sudah biasa memenjarakan setiap
orang?”
Si
pengawal menjawab,”Sulit,yg mulia.Si pembantu basanya terlalu tunggi dan
gemuk.Penjara yg kita punya tidak muat karena terlalu sempit dan si pembantu
itu tidak punyauang untuk di sita.”
Sang
hakim Marah besar,”kamu bego omat!Gunakan dong akalmu,cari pembantu si penjual
kayu yg lebih pendek,kurus,danpunya uang!”
Setelah
itu<si pengawl pembantu si penjual kayu yg lain yg berbadan pendek,kurus,dan
punya uang.
8.Si pembantu yg berbadan
pendek,kurus,dan punya uang bertanya kepada hakim,”Wahai,Yang Mualia Hakim.Apa
kesalahan hamba sehingga harus di penjara?”
Dengan
entengnya sang Hakim menjawab,”Kesalahanmu adalah pendek,kurus danpunya
uaaaang!!”
9.Setelah pembatu yg berbadan
pendek,kurus,dan punya uang itu di masukan di penjara dan uangnya disita,sang
Hakimbertanya kepada khalayak ramai ygmenyaksikan pengadilan tersebut,”saudara-saudara
sekalianperadilan ini sudah adil?”
Masyarakat
yang ada serampakmenjawab “Adiiiiil!!!!”

1 Komentar untuk "HUKUM PERADILAN"
sangat membantu gan..